Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

Resource Alam Indonesia TbkTrading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Resource Alam Indonesia Tbk dan IMC Pelita Logistik Tbk.: Resource Alam Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp278 (kapitalisasi pasar 1,36 T, volume 24 jam 3,94 jt), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp314 (kapitalisasi pasar 1,71 T, volume 24 jam 42,2 rb). Perbedaan utamanya: IMC Pelita Logistik Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Resource Alam Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (3,94 jt vs 42,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KKGIPSSI
Kapitalisasi Pasar
1,36 T1,71 T
Volume
3,94 jt42,2 rb
Lot
39,35 rb422
Perputaran
1,09 M13,42 jt
Harga Rata-rata
277,35318,11
Nilai Transaksi
1,09 M13,42 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
278316
Volume Ekuilibrium Indikatif
65600

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KKGI
Lihat detail
PSSI
Lihat detail

Tentang Resource Alam Indonesia Tbk

PT Resource Alam Indonesia Tbk (the Company) was originally established under the name PT Kurnia Kapuas Utama Glue Industries (which was subsequently changed to PT Kurnia Kapuas Utama Tbk). PT Kurnia Kapuas Glue industries founded in 1981 in Pontianak, West Kalimantan and produces formalin and resin. The company supplies glue for plywood factories within the Bumi Raya Utama Group (BRU Group). The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman KKGI

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI