Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) vs Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN)

Resource Alam Indonesia TbkTrading
Pradiksi Gunatama Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Resource Alam Indonesia Tbk dan Pradiksi Gunatama Tbk.: Resource Alam Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp274 (kapitalisasi pasar 1,37 T, volume 24 jam 762 rb), sedangkan Pradiksi Gunatama Tbk. diperdagangkan di Rp7.450 (kapitalisasi pasar 42,89 T, volume 24 jam 9,5 rb). Perbedaan utamanya: Pradiksi Gunatama Tbk. jauh lebih besar — sekitar 31,3× kapitalisasi pasar Resource Alam Indonesia Tbk, dan Resource Alam Indonesia Tbk lebih aktif diperdagangkan (762 rb vs 9,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KKGIPGUN
Kapitalisasi Pasar
1,37 T42,89 T
Volume
762 rb9,5 rb
Lot
7,62 rb95
Perputaran
207,95 jt71,21 jt
Harga Rata-rata
272,97.495,53
Nilai Transaksi
207,95 jt71,21 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2747.450
Volume Ekuilibrium Indikatif
17

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KKGI
Lihat detail
PGUN
Lihat detail

Tentang Resource Alam Indonesia Tbk

PT Resource Alam Indonesia Tbk (the Company) was originally established under the name PT Kurnia Kapuas Utama Glue Industries (which was subsequently changed to PT Kurnia Kapuas Utama Tbk). PT Kurnia Kapuas Glue industries founded in 1981 in Pontianak, West Kalimantan and produces formalin and resin. The company supplies glue for plywood factories within the Bumi Raya Utama Group (BRU Group). The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman KKGI

Tentang Pradiksi Gunatama Tbk.

PT Pradiksi Gunatama Tbk (Company), was established on September 11, 1995 in the Republic of Indonesia in the framework of foreign investment in accordance with the Domestic Investment Law No. 1 of 1989, Juncto Law No. 12 of 1970, based on deed No. 46 dated June 21, 1996 notary Ny. Toety Juniarto.SH in Jakarta. The Company commenced commercial operations in 2002.

Selengkapnya di halaman PGUN