Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Resource Alam Indonesia Tbk (KKGI) vs Jasa Berdikari Logistics Tbk. (LAJU)

Resource Alam Indonesia TbkTrading
Jasa Berdikari Logistics Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Resource Alam Indonesia Tbk dan Jasa Berdikari Logistics Tbk.: Resource Alam Indonesia Tbk diperdagangkan di Rp278 (kapitalisasi pasar 1,36 T, volume 24 jam 3,94 jt), sedangkan Jasa Berdikari Logistics Tbk. diperdagangkan di Rp69 (kapitalisasi pasar 141,9 M, volume 24 jam 454,28 jt). Perbedaan utamanya: Resource Alam Indonesia Tbk jauh lebih besar — sekitar 9,6× kapitalisasi pasar Jasa Berdikari Logistics Tbk., dan Jasa Berdikari Logistics Tbk. lebih aktif diperdagangkan (454,28 jt vs 3,94 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KKGILAJU
Kapitalisasi Pasar
1,36 T141,9 M
Volume
3,94 jt454,28 jt
Lot
39,35 rb4,54 jt
Perputaran
1,09 M32,86 M
Harga Rata-rata
277,3572,33
Nilai Transaksi
1,09 M32,86 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
27869
Volume Ekuilibrium Indikatif
6539,61 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KKGI
Lihat detail
LAJU
Lihat detail

Tentang Resource Alam Indonesia Tbk

PT Resource Alam Indonesia Tbk (the Company) was originally established under the name PT Kurnia Kapuas Utama Glue Industries (which was subsequently changed to PT Kurnia Kapuas Utama Tbk). PT Kurnia Kapuas Glue industries founded in 1981 in Pontianak, West Kalimantan and produces formalin and resin. The company supplies glue for plywood factories within the Bumi Raya Utama Group (BRU Group). The company is domestic investment.

Selengkapnya di halaman KKGI

Tentang Jasa Berdikari Logistics Tbk.

PT Jasa Berdikari Logistics Tbk. (the Company) was established based on Notarial Deed No. 55 of Kasir, S.H., dated May 31, 2007. The Company started its commercial operations in 2007. PT Ervin Niaga Abadi is the ultimate parent entity of the Company.

Selengkapnya di halaman LAJU