Perbedaan KiloEx dan Spark: KiloEx diperdagangkan di Rp66,64 (kapitalisasi pasar Rp14,15M, volume 24 jam Rp2,63M), sedangkan Spark diperdagangkan di Rp315,15 (kapitalisasi pasar Rp937,54M, volume 24 jam Rp228,23M). Perbedaan utamanya: Spark jauh lebih besar — sekitar 66,3× kapitalisasi pasar KiloEx, dan suplai beredar KiloEx 211,7M / 1B KILO (22%) dibanding 3B / 10B SPK (30%) milik Spark. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan KiloEx selama 18 Hari dan Spark selama 11 Hari.
| KILO | SPK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,15M | Rp937,54M |
Volume (24h) | Rp2,63M | Rp228,23M |
Suplai yang Beredar | 211,7M / 1B KILO (22%) | 3B / 10B SPK (30%) |
Typical Hold Time | 18 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
KiloEx adalah bursa terdesentralisasi (DEX) generasi baru yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman ramah pengguna dalam perdagangan perpetual, dengan integrasi penuh ke Liquid Staking Token Finance (LSTfi). Platform ini menggabungkan manajemen risiko canggih, fitur perdagangan inovatif, serta kemampuan trading multi-aset yang mulus untuk mentransformasi perdagangan terdesentralisasi. KiloEx menekankan keamanan, transparansi, dan aksesibilitas, menjadikannya pilihan andal bagi trader ritel maupun institusional.
Selengkapnya di halaman KILO →Spark adalah alokator modal on-chain dengan $3,86 miliar yang dikerahkan di DeFi, CeFi, dan aset dunia nyata (RWA). Spark meningkatkan efisiensi modal secara skala besar dengan menyeimbangkan alokasi secara otomatis sesuai kondisi pasar, sambil menjaga profil risiko konservatif. Proyek ini mengatasi inefisiensi DeFi seperti likuiditas terfragmentasi, imbal hasil tidak stabil, dan stablecoin yang menganggur, serta menyediakan likuiditas dalam, konsisten, dan pendapatan bebas biaya melalui produk seperti sUSDS dan sUSDC.
Selengkapnya di halaman SPK →