Perbedaan KiloEx dan Qtum: KiloEx diperdagangkan di Rp66,64 (kapitalisasi pasar Rp14,15M, volume 24 jam Rp2,63M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp11.930 (kapitalisasi pasar Rp1,26T, volume 24 jam Rp94,79M). Perbedaan utamanya: Qtum jauh lebih besar — sekitar 89× kapitalisasi pasar KiloEx, dan suplai beredar KiloEx 211,7M / 1B KILO (22%) dibanding 106,1M / 107,8M QTUM (99%) milik Qtum. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan KiloEx selama 19 Hari dan Qtum selama 69 Hari.
| KILO | QTUM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,15M | Rp1,26T |
Volume (24h) | Rp2,63M | Rp94,79M |
Suplai yang Beredar | 211,7M / 1B KILO (22%) | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) |
Typical Hold Time | 19 Hari | 69 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
KiloEx adalah bursa terdesentralisasi (DEX) generasi baru yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman ramah pengguna dalam perdagangan perpetual, dengan integrasi penuh ke Liquid Staking Token Finance (LSTfi). Platform ini menggabungkan manajemen risiko canggih, fitur perdagangan inovatif, serta kemampuan trading multi-aset yang mulus untuk mentransformasi perdagangan terdesentralisasi. KiloEx menekankan keamanan, transparansi, dan aksesibilitas, menjadikannya pilihan andal bagi trader ritel maupun institusional.
Selengkapnya di halaman KILO →QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →