Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Kawasan Industri Jababeka Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kawasan Industri Jababeka Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Kawasan Industri Jababeka Tbk. diperdagangkan di Rp140 (kapitalisasi pasar 2,73 T, volume 24 jam 320,66 jt), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp3.300 (kapitalisasi pasar 10,19 T, volume 24 jam 593,9 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar Kawasan Industri Jababeka Tbk., dan Kawasan Industri Jababeka Tbk. lebih aktif diperdagangkan (320,66 jt vs 593,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KIJARLCO
Kapitalisasi Pasar
2,73 T10,19 T
Volume
320,66 jt593,9 rb
Lot
3,21 jt5,94 rb
Perputaran
44,45 M1,91 M
Harga Rata-rata
138,623.220,03
Nilai Transaksi
44,45 M1,91 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1403.300
Volume Ekuilibrium Indikatif
64,18 rb87

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KIJA
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Kawasan Industri Jababeka Tbk.

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No.6 year 1968 which was amended by Law No.12 year 1970, based on notarial deed No.18 of Maria Kristiana Soeharyo, S.H., dated January 12, 1989. The Company started its commercial operations in 1990. The Companys shares are listed on JSX and SSX.

Selengkapnya di halaman KIJA

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO