Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

Kawasan Industri Jababeka Tbk.Trading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kawasan Industri Jababeka Tbk. dan IMC Pelita Logistik Tbk.: Kawasan Industri Jababeka Tbk. diperdagangkan di Rp140 (kapitalisasi pasar 2,73 T, volume 24 jam 320,66 jt), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp314 (kapitalisasi pasar 1,71 T, volume 24 jam 42,2 rb). Perbedaan utamanya: Kawasan Industri Jababeka Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Kawasan Industri Jababeka Tbk. lebih aktif diperdagangkan (320,66 jt vs 42,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KIJAPSSI
Kapitalisasi Pasar
2,73 T1,71 T
Volume
320,66 jt42,2 rb
Lot
3,21 jt422
Perputaran
44,45 M13,42 jt
Harga Rata-rata
138,62318,11
Nilai Transaksi
44,45 M13,42 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
140316
Volume Ekuilibrium Indikatif
64,18 rb600

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KIJA
Lihat detail
PSSI
Lihat detail

Tentang Kawasan Industri Jababeka Tbk.

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No.6 year 1968 which was amended by Law No.12 year 1970, based on notarial deed No.18 of Maria Kristiana Soeharyo, S.H., dated January 12, 1989. The Company started its commercial operations in 1990. The Companys shares are listed on JSX and SSX.

Selengkapnya di halaman KIJA

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI