Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kawasan Industri Jababeka Tbk. (KIJA) vs Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. (PJHB)

Kawasan Industri Jababeka Tbk.Trading
Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kawasan Industri Jababeka Tbk. dan Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk.: Kawasan Industri Jababeka Tbk. diperdagangkan di Rp140 (kapitalisasi pasar 2,73 T, volume 24 jam 320,66 jt), sedangkan Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. diperdagangkan di Rp162 (kapitalisasi pasar 313,03 M, volume 24 jam 974,5 rb). Perbedaan utamanya: Kawasan Industri Jababeka Tbk. jauh lebih besar — sekitar 8,7× kapitalisasi pasar Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk., dan Kawasan Industri Jababeka Tbk. lebih aktif diperdagangkan (320,66 jt vs 974,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KIJAPJHB
Kapitalisasi Pasar
2,73 T313,03 M
Volume
320,66 jt974,5 rb
Lot
3,21 jt9,75 rb
Perputaran
44,45 M157,72 jt
Harga Rata-rata
138,62161,85
Nilai Transaksi
44,45 M157,72 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
140162
Volume Ekuilibrium Indikatif
64,18 rb69

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KIJA
Lihat detail
PJHB
Lihat detail

Tentang Kawasan Industri Jababeka Tbk.

PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No.6 year 1968 which was amended by Law No.12 year 1970, based on notarial deed No.18 of Maria Kristiana Soeharyo, S.H., dated January 12, 1989. The Company started its commercial operations in 1990. The Companys shares are listed on JSX and SSX.

Selengkapnya di halaman KIJA

Tentang Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk.

PT. Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk. hereinafter referred to as the Company, was established under the name PT. Pelayaran Dalam Negeri Jaya Hidup Baru in Surabaya based on the Deed of Notary Susanto Tjiptowidjojo, S.H., Number 3 dated October 9, 2008. The Company controlling shareholder is Hero Gozali.

Selengkapnya di halaman PJHB