Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kedaung Indah Can Tbk (KICI) vs Gaya Abadi Sempurna Tbk. (SLIS)

Kedaung Indah Can TbkTrading
Gaya Abadi Sempurna Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kedaung Indah Can Tbk dan Gaya Abadi Sempurna Tbk.: Kedaung Indah Can Tbk diperdagangkan di Rp187 (kapitalisasi pasar 51,89 M, volume 24 jam 111,6 rb), sedangkan Gaya Abadi Sempurna Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 145,34 M, volume 24 jam 10,69 jt). Perbedaan utamanya: Gaya Abadi Sempurna Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Kedaung Indah Can Tbk, dan Gaya Abadi Sempurna Tbk. lebih aktif diperdagangkan (10,69 jt vs 111,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KICISLIS
Kapitalisasi Pasar
51,89 M145,34 M
Volume
111,6 rb10,69 jt
Lot
1,12 rb106,93 rb
Perputaran
20,67 jt638,58 jt
Harga Rata-rata
185,2359,72
Nilai Transaksi
20,67 jt638,58 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
59
Volume Ekuilibrium Indikatif
2,71 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KICI
Lihat detail

Tentang Kedaung Indah Can Tbk

PT Kedaung Indah Can Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970, based on Notarial Deed No. 37, dated January 11, 1974 of Julian Nimrod Siregar Gelar Mangaradja Namora, S.H., notary in Jakarta. The Company produces Cans and Enamel kitchenware. The company`s products have been exported since 1988, mostly to US, Saudi Arabia, and Japan, an also to Europe and South America.

Selengkapnya di halaman KICI

Tentang Gaya Abadi Sempurna Tbk.

PT Gaya Abadi Sempurna Tbk. (The Company) was established based on Notarial Deed Soekaimi S.H., No. 155 dated September 26, 1996, Notary in Jakarta. The company have began its commercial operations since 1996.The Company’s holding entity and ultimate holding entity as of April 30, 2019 is PT Selis Investama Indonesia

Selengkapnya di halaman SLIS