Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kedaung Indah Can Tbk (KICI) vs PP London Sumatra Indonesia Tbk. (LSIP)

Kedaung Indah Can TbkTrading
PP London Sumatra Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kedaung Indah Can Tbk dan PP London Sumatra Indonesia Tbk.: Kedaung Indah Can Tbk diperdagangkan di Rp187 (kapitalisasi pasar 51,89 M, volume 24 jam 111,6 rb), sedangkan PP London Sumatra Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.335 (kapitalisasi pasar 9,04 T, volume 24 jam 3,96 jt). Perbedaan utamanya: PP London Sumatra Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 174,2× kapitalisasi pasar Kedaung Indah Can Tbk, dan PP London Sumatra Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (3,96 jt vs 111,6 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KICILSIP
Kapitalisasi Pasar
51,89 M9,04 T
Volume
111,6 rb3,96 jt
Lot
1,12 rb39,64 rb
Perputaran
20,67 jt5,28 M
Harga Rata-rata
185,231.333,35
Nilai Transaksi
20,67 jt5,28 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.335
Volume Ekuilibrium Indikatif
139

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KICI
Lihat detail
LSIP
Lihat detail

Tentang Kedaung Indah Can Tbk

PT Kedaung Indah Can Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970, based on Notarial Deed No. 37, dated January 11, 1974 of Julian Nimrod Siregar Gelar Mangaradja Namora, S.H., notary in Jakarta. The Company produces Cans and Enamel kitchenware. The company`s products have been exported since 1988, mostly to US, Saudi Arabia, and Japan, an also to Europe and South America.

Selengkapnya di halaman KICI

Tentang PP London Sumatra Indonesia Tbk.

PT Perusahaan Perkebunan London Sumatera Tbk abbreviated as Lonsum, was established in teh Republic of Indonesia based on Notarial Deed No. 93 of Raden Kadiman dated December 18, 1962 and amended by Notarial Deed No. 20 dated September 9, 1963. Based on Notarial Deed No. 18 of Pahala Sutrisno Amijoyo Tampubolon, S.H., M.Kn., dated May 24, 2013, the Company's shareholders approved the change of the Company's status from Foreign Capital Investment (PMA) company to Domestic Capital Investment (PMDN) company.

Selengkapnya di halaman LSIP