Perbedaan KernelDAO dan StakeStone: KernelDAO diperdagangkan di Rp644,72 (kapitalisasi pasar Rp183,87M, volume 24 jam Rp111,11M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp687,58 (kapitalisasi pasar Rp155,26M, volume 24 jam Rp48,02M). Perbedaan utamanya: KernelDAO lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar KernelDAO 286,3M / 1B KERNEL (29%) dibanding 225,3M / 1B STO (23%) milik StakeStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan KernelDAO selama 14 Hari dan StakeStone selama 11 Hari.
| KERNEL | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp183,87M | Rp155,26M |
Volume (24h) | Rp111,11M | Rp48,02M |
Suplai yang Beredar | 286,3M / 1B KERNEL (29%) | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
KernelDAO adalah platform terdesentralisasi yang menawarkan produk restaking seperti Kelp dan Gain untuk membantu pengguna memaksimalkan pendapatan dan mengamankan likuiditas. Kelp memungkinkan restaking Ethereum secara likuid di berbagai platform, sementara Gain menyediakan brankas untuk potensi pendapatan. KernelDAO bertujuan untuk membangun ekosistem yang saling terhubung untuk keuangan terdesentralisasi dan keamanan ekonomi.
Selengkapnya di halaman KERNEL →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →