Perbedaan KernelDAO dan Qtum: KernelDAO diperdagangkan di Rp643,09 (kapitalisasi pasar Rp186,61M, volume 24 jam Rp111,25M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp11.646 (kapitalisasi pasar Rp1,23T, volume 24 jam Rp141,81M). Perbedaan utamanya: Qtum jauh lebih besar — sekitar 6,6× kapitalisasi pasar KernelDAO, dan suplai beredar KernelDAO 286,3M / 1B KERNEL (29%) dibanding 106,1M / 107,8M QTUM (99%) milik Qtum. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan KernelDAO selama 14 Hari dan Qtum selama 69 Hari.
| KERNEL | QTUM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp186,61M | Rp1,23T |
Volume (24h) | Rp111,25M | Rp141,81M |
Suplai yang Beredar | 286,3M / 1B KERNEL (29%) | 106,1M / 107,8M QTUM (99%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 69 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
KernelDAO adalah platform terdesentralisasi yang menawarkan produk restaking seperti Kelp dan Gain untuk membantu pengguna memaksimalkan pendapatan dan mengamankan likuiditas. Kelp memungkinkan restaking Ethereum secara likuid di berbagai platform, sementara Gain menyediakan brankas untuk potensi pendapatan. KernelDAO bertujuan untuk membangun ekosistem yang saling terhubung untuk keuangan terdesentralisasi dan keamanan ekonomi.
Selengkapnya di halaman KERNEL →QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.
Selengkapnya di halaman QTUM →