Perbedaan KernelDAO dan Neon EVM: KernelDAO diperdagangkan di Rp644,72 (kapitalisasi pasar Rp184,37M, volume 24 jam Rp111,12M), sedangkan Neon EVM diperdagangkan di Rp249,67 (kapitalisasi pasar Rp59,36M, volume 24 jam Rp1,49M). Perbedaan utamanya: KernelDAO jauh lebih besar — sekitar 3,1× kapitalisasi pasar Neon EVM, dan suplai beredar KernelDAO 286,3M / 1B KERNEL (29%) dibanding 239,5M / 1B NEON (24%) milik Neon EVM. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan KernelDAO selama 14 Hari dan Neon EVM selama 19 Hari.
| KERNEL | NEON | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp184,37M | Rp59,36M |
Volume (24h) | Rp111,12M | Rp1,49M |
Suplai yang Beredar | 286,3M / 1B KERNEL (29%) | 239,5M / 1B NEON (24%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
KernelDAO adalah platform terdesentralisasi yang menawarkan produk restaking seperti Kelp dan Gain untuk membantu pengguna memaksimalkan pendapatan dan mengamankan likuiditas. Kelp memungkinkan restaking Ethereum secara likuid di berbagai platform, sementara Gain menyediakan brankas untuk potensi pendapatan. KernelDAO bertujuan untuk membangun ekosistem yang saling terhubung untuk keuangan terdesentralisasi dan keamanan ekonomi.
Selengkapnya di halaman KERNEL →Neon EVM adalah platform smart contract di Solana yang menggunakan konsensus proof-of-history untuk keamanan tambahan. Meski kadang mengalami downtime, solusi diperkirakan dalam enam bulan. Dengan lebih dari 200 proyek yang siap diluncurkan, termasuk proyek berbasis Ethereum seperti Curve dan Sobal, Neon EVM bertujuan meningkatkan interoperabilitas dan integrasi dengan alat Ethereum utama di masa depan.
Selengkapnya di halaman NEON →