Perbedaan KernelDAO dan Maverick Protocol: KernelDAO diperdagangkan di Rp648,45 (kapitalisasi pasar Rp186,53M, volume 24 jam Rp113,39M), sedangkan Maverick Protocol diperdagangkan di Rp154,51 (kapitalisasi pasar Rp179,06M, volume 24 jam Rp80,31M). Perbedaan utamanya: KernelDAO dan Maverick Protocol berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar KernelDAO 286,3M / 1B KERNEL (29%) dibanding 1,2B / 2B MAV (59%) milik Maverick Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan KernelDAO selama 14 Hari dan Maverick Protocol selama 25 Hari.
| KERNEL | MAV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp186,53M | Rp179,06M |
Volume (24h) | Rp113,39M | Rp80,31M |
Suplai yang Beredar | 286,3M / 1B KERNEL (29%) | 1,2B / 2B MAV (59%) |
Typical Hold Time | 14 Hari | 25 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
KernelDAO adalah platform terdesentralisasi yang menawarkan produk restaking seperti Kelp dan Gain untuk membantu pengguna memaksimalkan pendapatan dan mengamankan likuiditas. Kelp memungkinkan restaking Ethereum secara likuid di berbagai platform, sementara Gain menyediakan brankas untuk potensi pendapatan. KernelDAO bertujuan untuk membangun ekosistem yang saling terhubung untuk keuangan terdesentralisasi dan keamanan ekonomi.
Selengkapnya di halaman KERNEL →Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →