Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kedawung Setia Industrial Tbk. (KDSI) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Kedawung Setia Industrial Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kedawung Setia Industrial Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Kedawung Setia Industrial Tbk. diperdagangkan di Rp444 (kapitalisasi pasar 719,28 M, volume 24 jam 3 rb), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp3.300 (kapitalisasi pasar 10,19 T, volume 24 jam 593,9 rb). Perbedaan utamanya: Abadi Lestari Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 14,2× kapitalisasi pasar Kedawung Setia Industrial Tbk., dan Abadi Lestari Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (593,9 rb vs 3 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KDSIRLCO
Kapitalisasi Pasar
719,28 M10,19 T
Volume
3 rb593,9 rb
Lot
305,94 rb
Perputaran
1,33 jt1,91 M
Harga Rata-rata
443,83.220,03
Nilai Transaksi
1,33 jt1,91 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
3.300
Volume Ekuilibrium Indikatif
87

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KDSI
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Kedawung Setia Industrial Tbk.

PT. Kedawung Setia Industrial Tbk (the Company) was established under the name PT Kedawung Setia Industrial Ltd., under the Domestic Capital Investment Law No.6 of 1968 (as amended by Law No. 25 year 2007) based on Notarial Deed No. 30 dated January 9, 1973 of Djoko Soepadmo, S.H. PT. Kedawung Setia Industrial Tbk. produces and sells enamel cookware and it`s subsidiary company produces corrugated carton box.

Selengkapnya di halaman KDSI

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO