Perbedaan KuCoin Token dan Waves: KuCoin Token diperdagangkan di Rp117.536 (kapitalisasi pasar Rp16,14T, volume 24 jam Rp57,52M), sedangkan Waves diperdagangkan di Rp3.559 (kapitalisasi pasar Rp542,7M, volume 24 jam Rp54,88M). Perbedaan utamanya: KuCoin Token jauh lebih besar — sekitar 29,7× kapitalisasi pasar Waves, dan suplai KuCoin Token dibatasi (137,2M / 200M KCS (69%)), sedangkan Waves terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan KuCoin Token selama 31 Hari dan Waves selama 74 Hari.
| KCS | WAVES | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp16,14T | Rp542,7M |
Volume (24h) | Rp57,52M | Rp54,88M |
Suplai yang Beredar | 137,2M / 200M KCS (69%) | 133,5M WAVES |
Typical Hold Time | 31 Hari | 74 Hari |
KCS adalah token asli dari KuCoin, dirancang sebagai token berbagi keuntungan yang memungkinkan trader mendapatkan manfaat dari nilai yang dihasilkan bursa. KCS akan menjadi aset utama untuk layanan keuangan terdesentralisasi KuCoin sekaligus berfungsi sebagai token tata kelola bagi komunitas KuCoin. KuCoin memprioritaskan konsep “Empowering KCS” dengan tujuan menjadikannya produk kunci dalam ekosistemnya. Dalam jangka panjang, KCS akan menjadi bahan bakar dan token sentral yang mendukung berbagai produk serta layanan terdesentralisasi KuCoin.
Selengkapnya di halaman KCS →Waves adalah platform blockchain serbaguna yang mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApp) dan smart contract. Diluncurkan pada Juni 2016 setelah salah satu ICO pertama, Waves dirancang untuk meningkatkan kecepatan, utilitas, dan kemudahan penggunaan dibanding platform sebelumnya. Token asli WAVES digunakan untuk pembayaran, termasuk reward blok, dengan pasokan tanpa batas.
Selengkapnya di halaman WAVES →