Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Kabelindo Murni Tbk (KBLM) vs Optima Prima Metal Sinergi Tbk. (OPMS)

Kabelindo Murni TbkTrading
Optima Prima Metal Sinergi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Kabelindo Murni Tbk dan Optima Prima Metal Sinergi Tbk.: Kabelindo Murni Tbk diperdagangkan di Rp290 (kapitalisasi pasar 324,8 M, volume 24 jam 41,8 rb), sedangkan Optima Prima Metal Sinergi Tbk. diperdagangkan di Rp103 (kapitalisasi pasar 103 M, volume 24 jam 6,04 jt). Perbedaan utamanya: Kabelindo Murni Tbk jauh lebih besar — sekitar 3,2× kapitalisasi pasar Optima Prima Metal Sinergi Tbk., dan Optima Prima Metal Sinergi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,04 jt vs 41,8 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KBLMOPMS
Kapitalisasi Pasar
324,8 M103 M
Volume
41,8 rb6,04 jt
Lot
41860,37 rb
Perputaran
12,06 jt619,97 jt
Harga Rata-rata
288,52102,7
Nilai Transaksi
12,06 jt619,97 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
294103
Volume Ekuilibrium Indikatif
13,45 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KBLM
Lihat detail
OPMS
Lihat detail

Tentang Kabelindo Murni Tbk

PT Kabelindo Murni Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed No. 71 dated October 11, 1979 of Fredrik Alexander Tumbuan, S.H. PT Kabelindo Murni Tbk manufactures cable and cable fittings using raw materials such as polyethylene and heat shrinkable materials tubes. Installed production capacity has reached 26,000 tons of power cables and 1,330,000 Km pair of telephone cables.

Selengkapnya di halaman KBLM

Tentang Optima Prima Metal Sinergi Tbk.

PT. Optima Prima Metal Sinergi Tbk (the Company) was established under the name of PT Asian Prima Indosteel based on Notarial Deed No. 02 of Gema Bismantak, S.H., M.Kn. dated September 5, 2012. PT Asian Perkasa Indosteel, a company incorporated in Surabaya, is the immediate and ultimate parent of the Company. The Company started its commercial operation in 2012.

Selengkapnya di halaman OPMS