Perbedaan KMI Wire Cable Tbk dan Kian Santang Muliatama Tbk.: KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp322 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 203,2 rb), sedangkan Kian Santang Muliatama Tbk. diperdagangkan di Rp214 (kapitalisasi pasar 312,28 M, volume 24 jam 7,8 jt). Perbedaan utamanya: KMI Wire Cable Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Kian Santang Muliatama Tbk., dan Kian Santang Muliatama Tbk. lebih aktif diperdagangkan (7,8 jt vs 203,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.
| KBLI | RGAS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | 1,3 T | 312,28 M |
Volume | 203,2 rb | 7,8 jt |
Lot | 2,03 rb | 77,95 rb |
Perputaran | 65,75 jt | 1,64 M |
Harga Rata-rata | 323,58 | 210,89 |
Nilai Transaksi | 65,75 jt | 1,64 M |
Harga Ekuilibrium Indikatif | 326 | 214 |
Volume Ekuilibrium Indikatif | 38 | 1,33 rb |
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Berita terbaru kedua aset
PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta
Selengkapnya di halaman KBLI →PT Kian Santang Muliatama Tbk (the Entity) was established based on the Notarial Deed of Artisa Khamelia Ramadiyanti, S.H., M.Kn., No. 634, dated November 28, 2018. The Entity started its commercial operations on 2019. The controlling party for the Company is Edy Nurhamid Amin.
Selengkapnya di halaman RGAS →