Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja KMI Wire Cable Tbk (KBLI) vs Bank Mayapada Internasional Tbk. (MAYA)

KMI Wire Cable TbkTrading
Bank Mayapada Internasional Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan KMI Wire Cable Tbk dan Bank Mayapada Internasional Tbk.: KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp322 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 203,2 rb), sedangkan Bank Mayapada Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp189 (kapitalisasi pasar 4,87 T, volume 24 jam 402,5 rb). Perbedaan utamanya: Bank Mayapada Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 3,7× kapitalisasi pasar KMI Wire Cable Tbk, dan Bank Mayapada Internasional Tbk. lebih aktif diperdagangkan (402,5 rb vs 203,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

KBLIMAYA
Kapitalisasi Pasar
1,3 T4,87 T
Volume
203,2 rb402,5 rb
Lot
2,03 rb4,03 rb
Perputaran
65,75 jt75,61 jt
Harga Rata-rata
323,58187,86
Nilai Transaksi
65,75 jt75,61 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
326189
Volume Ekuilibrium Indikatif
381

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

KBLI
Lihat detail
MAYA
Lihat detail

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI

Tentang Bank Mayapada Internasional Tbk.

PT. Bank Mayapada Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed OF notary Edison Jingga, SH No 196 dated September 7, 1989 by the Notary Edison Jingga, SH., substitute for Misahardi Wilamarta, SH.By September 22, 1999 the bank increased its authorized capital from Rp 300,000,000,000 to Rp 650,000,000,000 which consits of 1,300,000,000 shares with nominal value of Rp 500 per share.

Selengkapnya di halaman MAYA