Perbedaan Kava dan eCash: Kava diperdagangkan di Rp816,41 (kapitalisasi pasar Rp882,77M, volume 24 jam Rp167,1M), sedangkan eCash diperdagangkan di Rp0,1215 (kapitalisasi pasar Rp2,41T, volume 24 jam Rp1,29T). Perbedaan utamanya: eCash jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Kava, dan suplai eCash dibatasi (20,1T / 21T XEC (96%)), sedangkan Kava terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kava selama 55 Hari dan eCash selama 116 Hari.
| KAVA | XEC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp882,77M | Rp2,41T |
Volume (24h) | Rp167,1M | Rp1,29T |
Suplai yang Beredar | 1,1B KAVA | 20,1T / 21T XEC (96%) |
Typical Hold Time | 55 Hari | 116 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
KAVA adalah platform pinjaman DeFi lintas chain yang memungkinkan pengguna untuk meminjam stablecoin USDX dan menyetor berbagai cryptocurrency untuk mulai memperoleh imbal hasil. KAVA dibangun pada blockchain Cosmos dan menggunakan sistem posisi hutang dengan agunan (CDP) untuk memastikan pinjaman stablecoin selalu memiliki jaminan yang cukup.
Selengkapnya di halaman KAVA →ECash (XEC) adalah versi baru dari Bitcoin Cash ABC (BCHA), yang merupakan cabang dari Bitcoin (BTC) dan Bitcoin Cash (BCH). XEC menyebut dirinya sebagai "cryptocurrency yang dirancang untuk digunakan sebagai uang elektronik." ECash secara spesifik bertujuan untuk menjadi sarana transaksi yang digunakan untuk membayar barang dan jasa.
Selengkapnya di halaman XEC →