Perbedaan Kava dan ssv.network: Kava diperdagangkan di Rp816,66 (kapitalisasi pasar Rp884,89M, volume 24 jam Rp168,5M), sedangkan ssv.network diperdagangkan di Rp36.636 (kapitalisasi pasar Rp583,55M, volume 24 jam Rp110,07M). Perbedaan utamanya: Kava lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Kava 1,1B KAVA dibanding 16M SSV milik ssv.network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kava selama 55 Hari dan ssv.network selama 30 Hari.
| KAVA | SSV | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp884,89M | Rp583,55M |
Volume (24h) | Rp168,5M | Rp110,07M |
Suplai yang Beredar | 1,1B KAVA | 16M SSV |
Typical Hold Time | 55 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
KAVA adalah platform pinjaman DeFi lintas chain yang memungkinkan pengguna untuk meminjam stablecoin USDX dan menyetor berbagai cryptocurrency untuk mulai memperoleh imbal hasil. KAVA dibangun pada blockchain Cosmos dan menggunakan sistem posisi hutang dengan agunan (CDP) untuk memastikan pinjaman stablecoin selalu memiliki jaminan yang cukup.
Selengkapnya di halaman KAVA →ssv.network merupakan implementasi publik pertama dari SSV primitive, yang berasal dari penelitian yang dilakukan oleh Ethereum Foundation pada tahun 2019 dan sejak itu telah berkembang menjadi jaringan yang dikelola oleh DAO, didorong oleh komunitas staker, builder, dan node operator. Tujuannya berfungsi sebagai proyek teknologi validator terdistribusi (DVT) untuk validator Ethereum yang dikembangkan oleh Blox dengan pendanaan hibah yang didistribusikan ke tim dukungan dari SSV DAO Treasury.
Selengkapnya di halaman SSV →