Perbedaan Kava dan Solayer: Kava diperdagangkan di Rp727,4 (kapitalisasi pasar Rp786,02M, volume 24 jam Rp144,05M), sedangkan Solayer diperdagangkan di Rp1.057 (kapitalisasi pasar Rp500,82M, volume 24 jam Rp197,59M). Perbedaan utamanya: Kava lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Kava 1,1B KAVA dibanding 475,5M LAYER milik Solayer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kava selama 56 Hari dan Solayer selama 35 Hari.
| KAVA | LAYER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp786,02M | Rp500,82M |
Volume (24h) | Rp144,05M | Rp197,59M |
Suplai yang Beredar | 1,1B KAVA | 475,5M LAYER |
Typical Hold Time | 56 Hari | 35 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
KAVA adalah platform pinjaman DeFi lintas chain yang memungkinkan pengguna untuk meminjam stablecoin USDX dan menyetor berbagai cryptocurrency untuk mulai memperoleh imbal hasil. KAVA dibangun pada blockchain Cosmos dan menggunakan sistem posisi hutang dengan agunan (CDP) untuk memastikan pinjaman stablecoin selalu memiliki jaminan yang cukup.
Selengkapnya di halaman KAVA →Solayer adalah blockchain pertama yang menggunakan chip perangkat keras khusus untuk mencapai lebih dari 1 juta transaksi per detik dan kecepatan jaringan ultra-cepat. Arsitektur InfiniSVM menggunakan teknologi canggih seperti SDN, RDMA, dan InfiniBand untuk meningkatkan kinerja dan mengurangi latensi. Ini memungkinkan aplikasi blockchain hampir instan dengan skala besar.
Selengkapnya di halaman LAYER →