Perbedaan Kaspa dan Walrus: Kaspa diperdagangkan di Rp519,11 (kapitalisasi pasar Rp14,41T, volume 24 jam Rp184,3M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp560,65 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp65,14M). Perbedaan utamanya: Kaspa jauh lebih besar — sekitar 10,4× kapitalisasi pasar Walrus, dan suplai beredar Kaspa 27,6B / 28,7B KAS (97%) dibanding 2,5B / 5B WAL (50%) milik Walrus. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kaspa selama 39 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| KAS | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,41T | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp184,3M | Rp65,14M |
Suplai yang Beredar | 27,6B / 28,7B KAS (97%) | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 22 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →