Perbedaan Kaspa dan Turtle: Kaspa diperdagangkan di Rp452,81 (kapitalisasi pasar Rp12,51T, volume 24 jam Rp76,55M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp773,45 (kapitalisasi pasar Rp120,27M, volume 24 jam Rp18,65M). Perbedaan utamanya: Kaspa jauh lebih besar — sekitar 104× kapitalisasi pasar Turtle, dan suplai beredar Kaspa 27,6B / 28,7B KAS (97%) dibanding 154,7M / 1B TURTLE (16%) milik Turtle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kaspa selama 42 Hari dan Turtle selama 12 Hari.
| KAS | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp12,51T | Rp120,27M |
Volume (24h) | Rp76,55M | Rp18,65M |
Suplai yang Beredar | 27,6B / 28,7B KAS (97%) | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 42 Hari | 12 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →