Perbedaan Kaspa dan TAC Protocol: Kaspa diperdagangkan di Rp521,88 (kapitalisasi pasar Rp14,34T, volume 24 jam Rp183,21M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp54 (kapitalisasi pasar Rp259,85M, volume 24 jam Rp107,33M). Perbedaan utamanya: Kaspa jauh lebih besar — sekitar 55,2× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai Kaspa dibatasi (27,6B / 28,7B KAS (97%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kaspa selama 39 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.
| KAS | TAC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,34T | Rp259,85M |
Volume (24h) | Rp183,21M | Rp107,33M |
Suplai yang Beredar | 27,6B / 28,7B KAS (97%) | 4,8B TAC |
Typical Hold Time | 39 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.
Selengkapnya di halaman TAC →