Perbedaan Kaspa dan Starknet: Kaspa diperdagangkan di Rp519,11 (kapitalisasi pasar Rp14,41T, volume 24 jam Rp184,3M), sedangkan Starknet diperdagangkan di Rp524,5 (kapitalisasi pasar Rp3,45T, volume 24 jam Rp434,25M). Perbedaan utamanya: Kaspa jauh lebih besar — sekitar 4,2× kapitalisasi pasar Starknet, dan suplai Kaspa dibatasi (27,6B / 28,7B KAS (97%)), sedangkan Starknet terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kaspa selama 39 Hari dan Starknet selama 73 Hari.
| KAS | STRK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,41T | Rp3,45T |
Volume (24h) | Rp184,3M | Rp434,25M |
Suplai yang Beredar | 27,6B / 28,7B KAS (97%) | 6,6B STRK |
Typical Hold Time | 39 Hari | 73 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →StarkNet adalah Validity-Rollup terdesentralisasi permissionless (juga dikenal sebagai 'ZK-Rollup'). Starknet beroperasi sebagai jaringan L2 di Ethereum, memungkinkan setiap dApp mencapai skala komputasi yang tidak terbatas—tanpa mengorbankan composability dan keamanan Ethereum, berkat ketergantungan StarkNet pada sistem cryptographic proof yang paling aman dan scalable—STARK.
Selengkapnya di halaman STRK →