Perbedaan Kaspa dan Subsquid: Kaspa diperdagangkan di Rp519,93 (kapitalisasi pasar Rp14,41T, volume 24 jam Rp184,3M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp543,31 (kapitalisasi pasar Rp548,56M, volume 24 jam Rp68,74M). Perbedaan utamanya: Kaspa jauh lebih besar — sekitar 26,3× kapitalisasi pasar Subsquid, dan suplai beredar Kaspa 27,6B / 28,7B KAS (97%) dibanding 1B / 1,3B SQD (76%) milik Subsquid. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kaspa selama 39 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| KAS | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,41T | Rp548,56M |
Volume (24h) | Rp184,3M | Rp68,74M |
Suplai yang Beredar | 27,6B / 28,7B KAS (97%) | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 8 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →