Perbedaan Kaspa dan PumpBTC: Kaspa diperdagangkan di Rp519,83 (kapitalisasi pasar Rp14,41T, volume 24 jam Rp184,3M), sedangkan PumpBTC diperdagangkan di Rp172,64 (kapitalisasi pasar Rp88,62M, volume 24 jam Rp47,81M). Perbedaan utamanya: Kaspa jauh lebih besar — sekitar 162,6× kapitalisasi pasar PumpBTC, dan suplai beredar Kaspa 27,6B / 28,7B KAS (97%) dibanding 509,5M / 1B PUMPBTC (51%) milik PumpBTC. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kaspa selama 39 Hari dan PumpBTC selama 18 Hari.
| KAS | PUMPBTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,41T | Rp88,62M |
Volume (24h) | Rp184,3M | Rp47,81M |
Suplai yang Beredar | 27,6B / 28,7B KAS (97%) | 509,5M / 1B PUMPBTC (51%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →PumpBTC adalah solusi liquid restaking untuk Babylon yang memungkinkan pemegang BTC mendapatkan imbal hasil native. Dengan menyederhanakan prosesnya, PumpBTC memudahkan staking sekaligus menghubungkan pengguna dengan operator node Babylon.
Selengkapnya di halaman PUMPBTC →