Perbedaan Kaspa dan Plume Network: Kaspa diperdagangkan di Rp521,88 (kapitalisasi pasar Rp14,37T, volume 24 jam Rp186,95M), sedangkan Plume Network diperdagangkan di Rp181,31 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp165,96M). Perbedaan utamanya: Kaspa jauh lebih besar — sekitar 13,3× kapitalisasi pasar Plume Network, dan suplai beredar Kaspa 27,6B / 28,7B KAS (97%) dibanding 6B / 10B PLUME (60%) milik Plume Network. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kaspa selama 39 Hari dan Plume Network selama 19 Hari.
| KAS | PLUME | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,37T | Rp1,08T |
Volume (24h) | Rp186,95M | Rp165,96M |
Suplai yang Beredar | 27,6B / 28,7B KAS (97%) | 6B / 10B PLUME (60%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →Plume Network adalah full-stack chain pertama untuk Real World Asset (RWA) finance (RWAfi). Dengan lebih dari 200 proyek, Plume menghadirkan lingkungan EVM-compatible yang memudahkan tokenisasi aset nyata lewat tokenization engine dan mitra infrastruktur keuangan. Pengguna dapat dengan mudah men-tokenisasi, mendistribusikan, dan memanfaatkan aset nyata di DeFi.
Selengkapnya di halaman PLUME →