Perbedaan Kaspa dan Orca: Kaspa diperdagangkan di Rp521,2 (kapitalisasi pasar Rp14,34T, volume 24 jam Rp183,21M), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp21.743 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp352,49M). Perbedaan utamanya: Kaspa jauh lebih besar — sekitar 10,9× kapitalisasi pasar Orca, dan suplai Kaspa dibatasi (27,6B / 28,7B KAS (97%)), sedangkan Orca terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kaspa selama 39 Hari dan Orca selama 30 Hari.
| KAS | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,34T | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp183,21M | Rp352,49M |
Suplai yang Beredar | 27,6B / 28,7B KAS (97%) | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 39 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →