Perbedaan Kaspa dan Origin Protocol: Kaspa diperdagangkan di Rp522,52 (kapitalisasi pasar Rp14,34T, volume 24 jam Rp183,21M), sedangkan Origin Protocol diperdagangkan di Rp304,52 (kapitalisasi pasar Rp204,1M, volume 24 jam Rp138,81M). Perbedaan utamanya: Kaspa jauh lebih besar — sekitar 70,3× kapitalisasi pasar Origin Protocol, dan suplai beredar Kaspa 27,6B / 28,7B KAS (97%) dibanding 673,1M / 1,4B OGN (48%) milik Origin Protocol. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kaspa selama 39 Hari dan Origin Protocol selama 74 Hari.
| KAS | OGN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp14,34T | Rp204,1M |
Volume (24h) | Rp183,21M | Rp138,81M |
Suplai yang Beredar | 27,6B / 28,7B KAS (97%) | 673,1M / 1,4B OGN (48%) |
Typical Hold Time | 39 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Kaspa adalah cryptocurrency Layer-1 cepat dan skalabel berbasis proof-of-work, menggunakan protokol GHOSTDAG yang memungkinkan blok paralel coexist dalam blockDAG. Kaspa memproses 10 blok per detik dengan target jangka panjang 100 BPS, memberikan waktu konfirmasi hampir instan. Dirancang untuk aksesibilitas dan desentralisasi, Kaspa dapat berjalan lancar di PC standar dan mendukung solusi Layer-2 untuk aplikasi yang lebih aman dan skalabel.
Selengkapnya di halaman KAS →Origin Protocol (OGN) adalah jaringan yang memungkinkan partisipan pasar untuk berbagi barang dan jasa melalui jaringan peer-to-peer (P2P). Platform ini bertujuan untuk menciptakan pasar daring yang luas dengan memanfaatkan blockchain Ethereum (ETH) dan Interplanetary File System (IPFS) untuk menghilangkan kebutuhan akan perantara. Origin Protocol juga memiliki misi untuk membawa NFT dan DeFi ke massa.
Selengkapnya di halaman OGN →