Perbedaan KAITO dan Osmosis: KAITO diperdagangkan di Rp7.556 (kapitalisasi pasar Rp1,83T, volume 24 jam Rp1,09T), sedangkan Osmosis diperdagangkan di Rp542,86 (kapitalisasi pasar Rp426,14M, volume 24 jam Rp40,84M). Perbedaan utamanya: KAITO jauh lebih besar — sekitar 4,3× kapitalisasi pasar Osmosis, dan suplai beredar KAITO 241,4M / 1B KAITO (25%) dibanding 784,5M / 1B OSMO (79%) milik Osmosis. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan KAITO selama 9 Hari dan Osmosis selama 23 Hari.
| KAITO | OSMO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,83T | Rp426,14M |
Volume (24h) | Rp1,09T | Rp40,84M |
Suplai yang Beredar | 241,4M / 1B KAITO (25%) | 784,5M / 1B OSMO (79%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
KAITO adalah token native sekaligus fondasi utama dari jaringan InfoFi yang didukung kecerdasan buatan (AI). Token ini menjalankan peran penting dalam menyelaraskan insentif, memberdayakan partisipan, dan mendorong pertumbuhan ekosistem InfoFi yang adil dan efisien.
Selengkapnya di halaman KAITO →Osmosis, diluncurkan pada 2021, adalah blockchain yang dirancang untuk aplikasi DeFi dan pertukaran terdesentralisasi (DEX). Osmosis DEX merupakan platform utama di jaringannya, berperan sebagai DEX terkemuka dan pusat DeFi dalam ekosistem Cosmos dan lebih luas lagi.
Selengkapnya di halaman OSMO →