Perbedaan Kaia dan Livepeer: Kaia diperdagangkan di Rp461,96 (kapitalisasi pasar Rp2,95T, volume 24 jam Rp56,87M), sedangkan Livepeer diperdagangkan di Rp21.612 (kapitalisasi pasar Rp1,07T, volume 24 jam Rp48,09M). Perbedaan utamanya: Kaia jauh lebih besar — sekitar 2,8× kapitalisasi pasar Livepeer, dan suplai beredar Kaia 6,4B KAIA dibanding 49,7M LPT milik Livepeer. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Kaia selama 30 Hari dan Livepeer selama 29 Hari.
| KAIA | LPT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp2,95T | Rp1,07T |
Volume (24h) | Rp56,87M | Rp48,09M |
Suplai yang Beredar | 6,4B KAIA | 49,7M LPT |
Typical Hold Time | 30 Hari | 29 Hari |
Kaia adalah blockchain publik berperforma tinggi yang membawa Web3 lebih dekat ke jutaan pengguna di seluruh Asia. Terbentuk dari penggabungan blockchain Klaytn dan Finschia, yang awalnya dikembangkan oleh Kakao dan LINE, Kaia kini menjadi ekosistem Web3 terbesar di Asia. Platform ini terintegrasi dengan mulus dalam aplikasi pesan KakaoTalk dan LINE, yang memiliki lebih dari 250 juta pengguna gabungan. Pengguna dapat merasakan pengalaman Web3 dengan kecepatan dan kemudahan seperti Web2, semuanya langsung dari aplikasi super favorit mereka. Kaia membuka peluang bagi pengguna untuk terhubung, berkarya, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam ekosistem yang berkembang.
Selengkapnya di halaman KAIA →Livepeer adalah protokol jaringan streaming video pertama yang terdesentralisasi penuh. Platform open-source ini memungkinkan pengguna dan pengembang untuk bebas berpartisipasi dalam pengelolaan dan peningkatan platform. Livepeer juga menawarkan peluang untuk konsumsi konten pay-as-you-go, layanan video sosial auto-scaling, liputan berita langsung tanpa sensor, dan dApps video.
Selengkapnya di halaman LPT →