Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jasuindo Tiga Perkasa Tbk. (JTPE) vs Wahana Pronatural Tbk. (WAPO)

Jasuindo Tiga Perkasa Tbk.Trading
Wahana Pronatural Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jasuindo Tiga Perkasa Tbk. dan Wahana Pronatural Tbk.: Jasuindo Tiga Perkasa Tbk. diperdagangkan di Rp605 (kapitalisasi pasar 4,15 T, volume 24 jam 603,7 rb), sedangkan Wahana Pronatural Tbk. diperdagangkan di Rp118 (kapitalisasi pasar 145,19 M, volume 24 jam 196,1 rb). Perbedaan utamanya: Jasuindo Tiga Perkasa Tbk. jauh lebih besar — sekitar 28,6× kapitalisasi pasar Wahana Pronatural Tbk., dan Jasuindo Tiga Perkasa Tbk. lebih aktif diperdagangkan (603,7 rb vs 196,1 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JTPEWAPO
Kapitalisasi Pasar
4,15 T145,19 M
Volume
603,7 rb196,1 rb
Lot
6,04 rb1,96 rb
Perputaran
366,51 jt22,83 jt
Harga Rata-rata
607,11116,42
Nilai Transaksi
366,51 jt22,83 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
605118
Volume Ekuilibrium Indikatif
151

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JTPE
Lihat detail
WAPO
Lihat detail

Tentang Jasuindo Tiga Perkasa Tbk.

PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (the Company) was established based on the Notarial Deed No. 122 dated November 10, 1990 of Susanti, SH., notary in Sidoarjo, Surabaya. On the first operation conduct in general printing specialize on business form printing. On 1996 got license to involve in security printing from BOTASUPAL (an institution under State Intelegent Inst)

Selengkapnya di halaman JTPE

Tentang Wahana Pronatural Tbk.

PT Wahana Phonix Mandiri (the Company) Tbk was established on August 7, 1993 under the name PT Golden Phoenix. On January 31, 2000 the Company changed its named to be PT Wahana Phonix Mandiri, Tbk. Deed by making statements shareholders meeting extraordinary No.2 on June 2, 2012 by Wachid Hasyim, notary in Surabaya, the Company name was changed to PT Wahana Pronatural Tbk

Selengkapnya di halaman WAPO