Perbedaan Jito dan TokenFi: Jito diperdagangkan di Rp11.172 (kapitalisasi pasar Rp5,57T, volume 24 jam Rp735,96M), sedangkan TokenFi diperdagangkan di Rp39,93 (kapitalisasi pasar Rp39,9M, volume 24 jam Rp126,3M). Perbedaan utamanya: Jito jauh lebih besar — sekitar 139,6× kapitalisasi pasar TokenFi, dan suplai TokenFi dibatasi (1B / 10B TOKEN (11%)), sedangkan Jito terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Jito selama 28 Hari dan TokenFi selama 10 Hari.
| JTO | TOKEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp5,57T | Rp39,9M |
Volume (24h) | Rp735,96M | Rp126,3M |
Suplai yang Beredar | 498,6M JTO | 1B / 10B TOKEN (11%) |
Typical Hold Time | 28 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →TokenFi bertujuan menyederhanakan tokenisasi cryptocurrency dan aset, dengan posisi untuk menjadi platform tokenisasi terdepan di dunia. Industri tokenisasi diperkirakan akan mencapai $16 triliun pada tahun 2030. TokenFi diluncurkan oleh tim berpengalaman Floki, pencipta token populer Floki. Mereka memanfaatkan keahlian mereka untuk menjadikan TokenFi sebagai platform teratas di bidang tokenisasi.
Selengkapnya di halaman TOKEN →