Perbedaan Jito dan SuperRare: Jito diperdagangkan di Rp10.062 (kapitalisasi pasar Rp5,14T, volume 24 jam Rp360,01M), sedangkan SuperRare diperdagangkan di Rp211,75 (kapitalisasi pasar Rp173,29M, volume 24 jam Rp237,97M). Perbedaan utamanya: Jito jauh lebih besar — sekitar 29,7× kapitalisasi pasar SuperRare, dan suplai SuperRare dibatasi (825,5M / 1B RARE (83%)), sedangkan Jito terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Jito selama 29 Hari dan SuperRare selama 32 Hari.
| JTO | RARE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp5,14T | Rp173,29M |
Volume (24h) | Rp360,01M | Rp237,97M |
Suplai yang Beredar | 509,8M JTO | 825,5M / 1B RARE (83%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 32 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →SuperRare adalah pasar seni on-chain terkemuka dengan total penjualan lebih dari US$300 juta dan US$180 juta yang diperoleh oleh para artis. Sebagai salah satu pionir royalti artis perpetual, SuperRare berusaha untuk meningkatkan penemuan sambil mendesentralisasi pasar seni. Inti dari SuperRare adalah $RARE, sebuah token yang menawarkan utilitas sebagai mata uang di pasar, sistem reputasi berbasis staking, dan hak tata kelola DAO.
Selengkapnya di halaman RARE →