Perbedaan Jito dan Polymesh: Jito diperdagangkan di Rp11.172 (kapitalisasi pasar Rp5,57T, volume 24 jam Rp719,9M), sedangkan Polymesh diperdagangkan di Rp655,56 (kapitalisasi pasar Rp699,51M, volume 24 jam Rp22,08M). Perbedaan utamanya: Jito jauh lebih besar — sekitar 8× kapitalisasi pasar Polymesh, dan suplai beredar Jito 498,6M JTO dibanding 1,1B POLYX milik Polymesh. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Jito selama 28 Hari dan Polymesh selama 20 Hari.
| JTO | POLYX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp5,57T | Rp699,51M |
Volume (24h) | Rp719,9M | Rp22,08M |
Suplai yang Beredar | 498,6M JTO | 1,1B POLYX |
Typical Hold Time | 28 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →POLYX adalah token protokol native dari Polymesh, blockchain berizin tingkat institusional yang dibuat khusus untuk aset yang teregulasi. Blockchain ini mempersingkat proses lama dan membuka pintu baru bagi instrumen keuangan baru dengan memecahkan tantangan infrastruktur publik seputar tata kelola, identitas, kepatuhan, kerahasiaan, dan penyelesaian. Token ini dapat digunakan untuk staking dan mengamankan jaringan, membayar biaya transaksi, serta terlibat dalam tata kelola.
Selengkapnya di halaman POLYX →