Perbedaan Jito dan Mantle: Jito diperdagangkan di Rp9.901 (kapitalisasi pasar Rp5,03T, volume 24 jam Rp483,09M), sedangkan Mantle diperdagangkan di Rp8.013 (kapitalisasi pasar Rp26,43T, volume 24 jam Rp442,07M). Perbedaan utamanya: Mantle jauh lebih besar — sekitar 5,3× kapitalisasi pasar Jito, dan suplai Mantle dibatasi (3,3B / 6,2B MNT (54%)), sedangkan Jito terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Jito selama 29 Hari dan Mantle selama 26 Hari.
| JTO | MNT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp5,03T | Rp26,43T |
Volume (24h) | Rp483,09M | Rp442,07M |
Suplai yang Beredar | 509,5M JTO | 3,3B / 6,2B MNT (54%) |
Typical Hold Time | 29 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Jito Network adalah kontributor utama di ekosistem Solana melalui liquid staking pool JitoSOL dan koleksi produk MEV. Dengan Jito, pengguna dapat melakukan staking token SOL mereka melalui Jito Stake Pool, lalu menerima token JitoSOL, yang merupakan aset unik yang tidak hanya memiliki likuiditas tetapi juga menggabungkan reward staking dan reward MEV.
Selengkapnya di halaman JTO →Mantle adalah ekosistem on-chain yang fokus pada pengembangan keuangan dan skalabilitas blockchain, menjembatani keuangan tradisional (TradFi) dan keuangan terdesentralisasi (DeFi). Dengan produk seperti Mantle Network, mETH Protocol, Function (FBTC), dan Mantle Index Four (MI4), Mantle menawarkan platform terpadu untuk belanja, menabung, dan berinvestasi di era Web3. Token asli MNT digunakan untuk tata kelola, staking, dan inovasi dalam ekosistem.
Selengkapnya di halaman MNT →