Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) vs Paperocks Indonesia Tbk. (PPRI)

Jakarta Setiabudi Internasional TbkTrading
Paperocks Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jakarta Setiabudi Internasional Tbk dan Paperocks Indonesia Tbk.: Jakarta Setiabudi Internasional Tbk diperdagangkan di Rp1.415 (kapitalisasi pasar 3,25 T, volume 24 jam 7,5 rb), sedangkan Paperocks Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp151 (kapitalisasi pasar 161,25 M, volume 24 jam 1,46 jt). Perbedaan utamanya: Jakarta Setiabudi Internasional Tbk jauh lebih besar — sekitar 20,2× kapitalisasi pasar Paperocks Indonesia Tbk., dan Paperocks Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (1,46 jt vs 7,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JSPTPPRI
Kapitalisasi Pasar
3,25 T161,25 M
Volume
7,5 rb1,46 jt
Lot
7514,59 rb
Perputaran
10,56 jt218,65 jt
Harga Rata-rata
1.408149,82
Nilai Transaksi
10,56 jt218,65 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
151
Volume Ekuilibrium Indikatif
191

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JSPT
Lihat detail
PPRI
Lihat detail

Tentang Jakarta Setiabudi Internasional Tbk

PT. Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (the Company) was established in the Republic of Indonesia within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970 based on Notarial Deed No. 4 dated July 2, 1975 of Imas Fatimah, S.H., as amended by Notarial Deed No. 15 dated September 11, 1975 of the same notary. At the first time until 1996 this company was focusing in construction. Leasing and office building maintanance and apartment surrounding Kuningan area, Jakarta.

Selengkapnya di halaman JSPT

Tentang Paperocks Indonesia Tbk.

PT Paperocks Indonesia Tbk (the Company) was established on February 14, 2011 based on Notarial Deed No.65 of Buntario Tigris, S.H.,M.H., notary in Central Jakarta. The Company started its commercial operations in May 2011.

Selengkapnya di halaman PPRI