Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) vs Puri Sentul Permai Tbk (KDTN)

Jakarta Setiabudi Internasional TbkTrading
Puri Sentul Permai TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jakarta Setiabudi Internasional Tbk dan Puri Sentul Permai Tbk: Jakarta Setiabudi Internasional Tbk diperdagangkan di Rp1.415 (kapitalisasi pasar 3,25 T, volume 24 jam 7,5 rb), sedangkan Puri Sentul Permai Tbk diperdagangkan di Rp575 (kapitalisasi pasar 712,51 M, volume 24 jam 812,2 rb). Perbedaan utamanya: Jakarta Setiabudi Internasional Tbk jauh lebih besar — sekitar 4,6× kapitalisasi pasar Puri Sentul Permai Tbk, dan Puri Sentul Permai Tbk lebih aktif diperdagangkan (812,2 rb vs 7,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JSPTKDTN
Kapitalisasi Pasar
3,25 T712,51 M
Volume
7,5 rb812,2 rb
Lot
758,12 rb
Perputaran
10,56 jt474,09 jt
Harga Rata-rata
1.408583,72
Nilai Transaksi
10,56 jt474,09 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
570
Volume Ekuilibrium Indikatif
5,9 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JSPT
Lihat detail
KDTN
Lihat detail

Tentang Jakarta Setiabudi Internasional Tbk

PT. Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (the Company) was established in the Republic of Indonesia within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970 based on Notarial Deed No. 4 dated July 2, 1975 of Imas Fatimah, S.H., as amended by Notarial Deed No. 15 dated September 11, 1975 of the same notary. At the first time until 1996 this company was focusing in construction. Leasing and office building maintanance and apartment surrounding Kuningan area, Jakarta.

Selengkapnya di halaman JSPT

Tentang Puri Sentul Permai Tbk

PT Puri Sentul Permai Tbk (“the Company”) was established on July 8, 2008 based on Notarial Deed No.28 of Ernie, S.H., Notary in Jakarta. The Company started its commercial operation since 2011.

Selengkapnya di halaman KDTN