Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) vs KMI Wire Cable Tbk (KBLI)

Jakarta Setiabudi Internasional TbkTrading
KMI Wire Cable TbkTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jakarta Setiabudi Internasional Tbk dan KMI Wire Cable Tbk: Jakarta Setiabudi Internasional Tbk diperdagangkan di Rp1.415 (kapitalisasi pasar 3,25 T, volume 24 jam 7,5 rb), sedangkan KMI Wire Cable Tbk diperdagangkan di Rp322 (kapitalisasi pasar 1,3 T, volume 24 jam 203,2 rb). Perbedaan utamanya: Jakarta Setiabudi Internasional Tbk jauh lebih besar — sekitar 2,5× kapitalisasi pasar KMI Wire Cable Tbk, dan KMI Wire Cable Tbk lebih aktif diperdagangkan (203,2 rb vs 7,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JSPTKBLI
Kapitalisasi Pasar
3,25 T1,3 T
Volume
7,5 rb203,2 rb
Lot
752,03 rb
Perputaran
10,56 jt65,75 jt
Harga Rata-rata
1.408323,58
Nilai Transaksi
10,56 jt65,75 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
326
Volume Ekuilibrium Indikatif
38

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JSPT
Lihat detail
KBLI
Lihat detail

Tentang Jakarta Setiabudi Internasional Tbk

PT. Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (the Company) was established in the Republic of Indonesia within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 year 1968 as amended by Law No. 12 year 1970 based on Notarial Deed No. 4 dated July 2, 1975 of Imas Fatimah, S.H., as amended by Notarial Deed No. 15 dated September 11, 1975 of the same notary. At the first time until 1996 this company was focusing in construction. Leasing and office building maintanance and apartment surrounding Kuningan area, Jakarta.

Selengkapnya di halaman JSPT

Tentang KMI Wire Cable Tbk

PT KMI Wire and Cable Tbk (the Company) formerly PT. GT Kabel Indonesia is one of the largest telecommunications and power cable producer. It is owned 53% by Gadjah Tunggal Group. It was established in 1972 by Electro GmbH of Germany (today known as Alcatel Kabelmetal) and PT Gunung Ngadeg Djaya.The Company was established wtihin the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 as amended by Law No. 11 year 1970, based on deed No. 42 dated January 19, 1972 of Djojo Muljadi, SH, notary in Jakarta

Selengkapnya di halaman KBLI