Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) vs Sumber Mas Konstruksi Tbk. (SMKM)

Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading
Sumber Mas Konstruksi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. dan Sumber Mas Konstruksi Tbk.: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 23,8 T, volume 24 jam 8,44 jt), sedangkan Sumber Mas Konstruksi Tbk. diperdagangkan di Rp74 (kapitalisasi pasar 92,72 M, volume 24 jam 7,63 jt). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 256,7× kapitalisasi pasar Sumber Mas Konstruksi Tbk., dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,44 jt vs 7,63 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JPFASMKM
Kapitalisasi Pasar
23,8 T92,72 M
Volume
8,44 jt7,63 jt
Lot
84,36 rb76,27 rb
Perputaran
17,08 M563,26 jt
Harga Rata-rata
2.024,4173,85
Nilai Transaksi
17,08 M563,26 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.03074
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,58 rb805

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JPFA
Lihat detail
SMKM
Lihat detail

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA

Tentang Sumber Mas Konstruksi Tbk.

PT Sumber Mas Konstruksi Tbk ("Company") formerly PT Rubenindo Artha Subur was established based on the Notarial Deed of E. Sianipar, S.H., No. 07 dated February 04, 1981.

Selengkapnya di halaman SMKM