Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Japfa Comfeed Indonesia Tbk. (JPFA) vs Abadi Lestari Indonesia Tbk. (RLCO)

Japfa Comfeed Indonesia Tbk.Trading
Abadi Lestari Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. dan Abadi Lestari Indonesia Tbk.: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp2.030 (kapitalisasi pasar 23,8 T, volume 24 jam 8,44 jt), sedangkan Abadi Lestari Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp3.300 (kapitalisasi pasar 10,19 T, volume 24 jam 593,9 rb). Perbedaan utamanya: Japfa Comfeed Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,3× kapitalisasi pasar Abadi Lestari Indonesia Tbk., dan Japfa Comfeed Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (8,44 jt vs 593,9 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JPFARLCO
Kapitalisasi Pasar
23,8 T10,19 T
Volume
8,44 jt593,9 rb
Lot
84,36 rb5,94 rb
Perputaran
17,08 M1,91 M
Harga Rata-rata
2.024,413.220,03
Nilai Transaksi
17,08 M1,91 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
2.0303.300
Volume Ekuilibrium Indikatif
3,58 rb87

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JPFA
Lihat detail
RLCO
Lihat detail

Tentang Japfa Comfeed Indonesia Tbk.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (the Company) was established within the framework of the Foreign Capital Investment Law No. 1 year 1967 based on Notarial Deed No. 59 dated January 18, 1971 of Djojo Muljadi, S.H., public notary, as amended by Notarial Deed No. 60 dated Februari 15, 1972, of the same notary. Japfa is currently the second largest animal feed producer in Indonesia with an estimated market share of around 35% in the domestic poultry feed market. The company was originally involved in the production of copra extraction pellets

Selengkapnya di halaman JPFA

Tentang Abadi Lestari Indonesia Tbk.

PT Abadi Lestari Indonesia (the Entity) was established based on Notarial Deed No. 166 of Siti Nurul Hidajah, S.H., M.Kn., Notary in Bojonegoro, dated August 11, 2014. The Entity started its commercial operations in 2014. PT Abadi Lestari Indonesia is the parent entity, whereas Edwin Pranata is the ultimate beneficial owner of the group.

Selengkapnya di halaman RLCO