Perbedaan JOE dan Wrapped Bitcoin: JOE diperdagangkan di Rp494,62 (kapitalisasi pasar Rp225,29M, volume 24 jam Rp81,35M), sedangkan Wrapped Bitcoin diperdagangkan di Rp1.133.566.372 (kapitalisasi pasar Rp132,21T, volume 24 jam Rp1,85T). Perbedaan utamanya: Wrapped Bitcoin jauh lebih besar — sekitar 586,8× kapitalisasi pasar JOE, dan suplai JOE dibatasi (457,2M / 500M JOE (92%)), sedangkan Wrapped Bitcoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan JOE selama 33 Hari dan Wrapped Bitcoin selama 26 Hari.
| JOE | WBTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp225,29M | Rp132,21T |
Volume (24h) | Rp81,35M | Rp1,85T |
Suplai yang Beredar | 457,2M / 500M JOE (92%) | 116,5K WBTC |
Typical Hold Time | 33 Hari | 26 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
JOE adalah token native dari Trader Joe, sebuah bursa terdesentralisasi di blockchain Avalanche (AVAX). Trader Joe menawarkan berbagai layanan DeFi, termasuk pertukaran, staking, dan yield farming. Sejak diluncurkan pada Juni 2021, bursa ini telah mengalami pertumbuhan pesat, menarik lebih dari $4 miliar dalam total nilai terkunci. Trader Joe mengutamakan pendekatan berbasis komunitas dan menekankan inovasi, kecepatan, dan keamanan. Platform ini bertujuan untuk memberikan pengalaman DeFi yang komprehensif dan mengintegrasikan produk baru tanpa mengorbankan keamanan. Trader Joe memiliki peta jalan ambisius yang fokus pada pertumbuhan pemegang token, dengan rencana untuk peningkatan staking, daftar bursa NFT, kolateralizasi token JOE, dan perdagangan dengan leverage pada tahun 2021.
Selengkapnya di halaman JOE →Wrapped Bitcoin (WBTC) adalah versi tokenisasi Bitcoin di blockchain Ethereum. Kompatibel sepenuhnya dengan ERC-20, WBTC dapat digunakan di seluruh ekosistem DeFi Ethereum, termasuk DEX, platform lending, dan prediction market.
Selengkapnya di halaman WBTC →