Perbedaan JOE dan OG Fan Token: JOE diperdagangkan di Rp507,53 (kapitalisasi pasar Rp231,15M, volume 24 jam Rp81,17M), sedangkan OG Fan Token diperdagangkan di Rp48.115 (kapitalisasi pasar Rp226,95M, volume 24 jam Rp215,99M). Perbedaan utamanya: JOE dan OG Fan Token berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar JOE 457,2M / 500M JOE (92%) dibanding 4,7M / 5M OG (95%) milik OG Fan Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan JOE selama 31 Hari dan OG Fan Token selama 23 Hari.
| JOE | OG | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp231,15M | Rp226,95M |
Volume (24h) | Rp81,17M | Rp215,99M |
Suplai yang Beredar | 457,2M / 500M JOE (92%) | 4,7M / 5M OG (95%) |
Typical Hold Time | 31 Hari | 23 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
JOE adalah token native dari Trader Joe, sebuah bursa terdesentralisasi di blockchain Avalanche (AVAX). Trader Joe menawarkan berbagai layanan DeFi, termasuk pertukaran, staking, dan yield farming. Sejak diluncurkan pada Juni 2021, bursa ini telah mengalami pertumbuhan pesat, menarik lebih dari $4 miliar dalam total nilai terkunci. Trader Joe mengutamakan pendekatan berbasis komunitas dan menekankan inovasi, kecepatan, dan keamanan. Platform ini bertujuan untuk memberikan pengalaman DeFi yang komprehensif dan mengintegrasikan produk baru tanpa mengorbankan keamanan. Trader Joe memiliki peta jalan ambisius yang fokus pada pertumbuhan pemegang token, dengan rencana untuk peningkatan staking, daftar bursa NFT, kolateralizasi token JOE, dan perdagangan dengan leverage pada tahun 2021.
Selengkapnya di halaman JOE →OG adalah fan token dari klub esport OG. Token ini memungkinkan penggemarnya untuk terlibat dalam kegiatan klub, termasuk voting untuk polling dalam aplikasi. Pemegang token akan mendapatkan reward, experience, dan konten eksklusif.
Selengkapnya di halaman OG →