Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) vs IMC Pelita Logistik Tbk. (PSSI)

Jaya Konstruksi Manggala Pratama TbkTrading
IMC Pelita Logistik Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk dan IMC Pelita Logistik Tbk.: Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk diperdagangkan di Rp69 (kapitalisasi pasar 1,09 T, volume 24 jam 1,3 jt), sedangkan IMC Pelita Logistik Tbk. diperdagangkan di Rp314 (kapitalisasi pasar 1,71 T, volume 24 jam 42,2 rb). Perbedaan utamanya: IMC Pelita Logistik Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk lebih aktif diperdagangkan (1,3 jt vs 42,2 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JKONPSSI
Kapitalisasi Pasar
1,09 T1,71 T
Volume
1,3 jt42,2 rb
Lot
13,01 rb422
Perputaran
88,78 jt13,42 jt
Harga Rata-rata
68,24318,11
Nilai Transaksi
88,78 jt13,42 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
69316
Volume Ekuilibrium Indikatif
1,9 rb600

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JKON
Lihat detail
PSSI
Lihat detail

Tentang Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk

PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (the company) was established dated December 23, 1982 based on Notaries Deed No.45 of Hobropoerwanto, SH. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 142 of Mr. Aulia Taufani, SH., dated Sep 24, 2007, concerning among others, the change Company’s capital structure and public offering.

Selengkapnya di halaman JKON

Tentang IMC Pelita Logistik Tbk.

PT Pelita Samudera Shipping (the Company) was established based on Notarial Deed No. 20 of Sutjipto, S.H., a notary in Jakarta, dated 10 January 2007, which was amended by Notarial Deed No.127 of Sutjipto, S.H. dated 16 April 2007. The Company obtained an approval to become a Foreign Capital Investment Company (“PMA”) from the Indonesian Investment Coordinating Board (“BKPM”)under decision letter No. 213/V/PMA/2009 dated 21 October 2009.

Selengkapnya di halaman PSSI