Perbedaan Jelly-My-Jelly dan Waves: Jelly-My-Jelly diperdagangkan di Rp1.042 (kapitalisasi pasar Rp1,04T, volume 24 jam Rp54,58M), sedangkan Waves diperdagangkan di Rp3.528 (kapitalisasi pasar Rp542,7M, volume 24 jam Rp54,88M). Perbedaan utamanya: Jelly-My-Jelly lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Jelly-My-Jelly 1.000M JELLYJELLY dibanding 133,5M WAVES milik Waves. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Jelly-My-Jelly selama 9 Hari dan Waves selama 74 Hari.
| JELLYJELLY | WAVES | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,04T | Rp542,7M |
Volume (24h) | Rp54,58M | Rp54,88M |
Suplai yang Beredar | 1.000M JELLYJELLY | 133,5M WAVES |
Typical Hold Time | 9 Hari | 74 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Jelly-My-Jelly adalah memecoin santai yang berfokus pada komunitas untuk mendorong interaksi sosial dan kreativitas. Proyek ini berkembang melalui konten viral dan partisipasi kolektif para pemegangnya. JELLYJELLY hadir murni untuk hiburan dan pembangunan komunitas di dunia crypto.
Selengkapnya di halaman JELLYJELLY →Waves adalah platform blockchain serbaguna yang mendukung aplikasi terdesentralisasi (DApp) dan smart contract. Diluncurkan pada Juni 2016 setelah salah satu ICO pertama, Waves dirancang untuk meningkatkan kecepatan, utilitas, dan kemudahan penggunaan dibanding platform sebelumnya. Token asli WAVES digunakan untuk pembayaran, termasuk reward blok, dengan pasokan tanpa batas.
Selengkapnya di halaman WAVES →