Perbedaan Jelly-My-Jelly dan Treehouse: Jelly-My-Jelly diperdagangkan di Rp1.032 (kapitalisasi pasar Rp1,03T, volume 24 jam Rp54,34M), sedangkan Treehouse diperdagangkan di Rp606,22 (kapitalisasi pasar Rp94,78M, volume 24 jam Rp42,39M). Perbedaan utamanya: Jelly-My-Jelly jauh lebih besar — sekitar 10,9× kapitalisasi pasar Treehouse, dan suplai Treehouse dibatasi (156,1M / 1B TREE (16%)), sedangkan Jelly-My-Jelly terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Jelly-My-Jelly selama 9 Hari dan Treehouse selama 19 Hari.
| JELLYJELLY | TREE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp1,03T | Rp94,78M |
Volume (24h) | Rp54,34M | Rp42,39M |
Suplai yang Beredar | 1.000M JELLYJELLY | 156,1M / 1B TREE (16%) |
Typical Hold Time | 9 Hari | 19 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Jelly-My-Jelly adalah memecoin santai yang berfokus pada komunitas untuk mendorong interaksi sosial dan kreativitas. Proyek ini berkembang melalui konten viral dan partisipasi kolektif para pemegangnya. JELLYJELLY hadir murni untuk hiburan dan pembangunan komunitas di dunia crypto.
Selengkapnya di halaman JELLYJELLY →TREE adalah token asli Treehouse, platform Web3 yang berfokus pada keterlibatan komunitas terdesentralisasi dan pertumbuhan ekosistem. Token ini mendukung tata kelola, imbalan, dan partisipasi di seluruh jaringan aplikasi dan layanan Treehouse.
Selengkapnya di halaman TREE →