Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jembo Cable Company Tbk (JECC) vs Super Bank Indonesia Tbk. (SUPA)

Jembo Cable Company TbkTrading
Super Bank Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jembo Cable Company Tbk dan Super Bank Indonesia Tbk.: Jembo Cable Company Tbk diperdagangkan di Rp635 (kapitalisasi pasar 476,28 M, volume 24 jam 20,4 rb), sedangkan Super Bank Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp590 (kapitalisasi pasar 19,63 T, volume 24 jam 9,84 jt). Perbedaan utamanya: Super Bank Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 41,2× kapitalisasi pasar Jembo Cable Company Tbk, dan Super Bank Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (9,84 jt vs 20,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JECCSUPA
Kapitalisasi Pasar
476,28 M19,63 T
Volume
20,4 rb9,84 jt
Lot
20498,38 rb
Perputaran
12,98 jt5,78 M
Harga Rata-rata
636,3587,51
Nilai Transaksi
12,98 jt5,78 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
635590
Volume Ekuilibrium Indikatif
1803

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JECC
Lihat detail
SUPA
Lihat detail

Tentang Jembo Cable Company Tbk

PT Jembo Cable Company Tbk (“the Company”) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 of Year 1968 as amended by Law No. 12 of Year 1970 based on Notarial deed No. 51 dated 17 April 1973 of Lody Herlianto, S.H., Notary in Jakarta.The business has manufactured multiple lines of power cable products from low-voltage cables, medium-voltage power cables, copper conductor telecommunication cables to fiber-optics telecommunication cables.

Selengkapnya di halaman JECC

Tentang Super Bank Indonesia Tbk.

PT Super Bank Indonesia Tbk. (hereinafter referred to as the Bank) formerly under the name of PT Bank Fama International was established by Deed No. 36 on 5 March 1993, before Notary Herlien, S.H. The Bank has received a license as a commercial bank according to the Decree of the Minister of Finance of the Republic of Indonesia No. 834/KMK.017/1993 dated 11 October 1993.

Selengkapnya di halaman SUPA