Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Jembo Cable Company Tbk (JECC) vs Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. (RMKO)

Jembo Cable Company TbkTrading
Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Jembo Cable Company Tbk dan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.: Jembo Cable Company Tbk diperdagangkan di Rp635 (kapitalisasi pasar 476,28 M, volume 24 jam 20,4 rb), sedangkan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. diperdagangkan di Rp338 (kapitalisasi pasar 434,17 M, volume 24 jam 7,86 jt). Perbedaan utamanya: Jembo Cable Company Tbk dan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk. lebih aktif diperdagangkan (7,86 jt vs 20,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

JECCRMKO
Kapitalisasi Pasar
476,28 M434,17 M
Volume
20,4 rb7,86 jt
Lot
20478,56 rb
Perputaran
12,98 jt2,62 M
Harga Rata-rata
636,3333,4
Nilai Transaksi
12,98 jt2,62 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
635338
Volume Ekuilibrium Indikatif
1822

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

JECC
Lihat detail
RMKO
Lihat detail

Tentang Jembo Cable Company Tbk

PT Jembo Cable Company Tbk (“the Company”) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law No. 6 of Year 1968 as amended by Law No. 12 of Year 1970 based on Notarial deed No. 51 dated 17 April 1973 of Lody Herlianto, S.H., Notary in Jakarta.The business has manufactured multiple lines of power cable products from low-voltage cables, medium-voltage power cables, copper conductor telecommunication cables to fiber-optics telecommunication cables.

Selengkapnya di halaman JECC

Tentang Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk.

PT Royaltama Mulia Kontraktorindo Tbk was established based on Notarial Deed No. 2 datedDecember 18, 2017 of Muhammad Firmansyah, S.H., M.Kn., a public notary in Tangerang. The Company started its commercial operations in 2018.

Selengkapnya di halaman RMKO